Berbicara tentang energi, otomatis berkaitan dengan sumber daya alam yang digunakan. Pembangkit tenaga listrik contohnya yang hingga kini masih menjadi kebutuhan paling pokok di dunia yang digunakan yang tidak hanya kebutuhan personal, namun mencakup instasi Meganstructure secara mendunia.

Sumber daya alam yang semakin ter-eksploitasi hari demi hari, membuat beberapa negara terdorong untuk berinovasi dengan sikap pemberdayaan yang efektif dan efisien. salah satunya adalah Thailand dimana memiliki rencana melakukan konservasi energi (EGAT) yang bekerjasama dengan Federasi Industri Thailand akan menyelenggarakan Thailand Energy Efficiency Week 2017. Dengan didukung oleh IMPACT Exhibition Management & MEX Exhibition, event ini meyatukan 3 pameran tentang inovasi energy saving dari Negara Thailand dan seluruh dunia.

Event ini diharapkan dapat menarik lebih dari 20.000 partisipan dan mengumpulkan lebih dari 1 Milyar Baht. Event ini akan diadakan di Hall Challenger 1, IMPACT Exhibition & Convention Center, Bangkok, Thailand, 11 – 13 Mei 2017 nanti. EGAT dengan bangga menyelenggarakan Thailand Energy Efficiency Week 2017 selain untuk memberikan pencerahan dan menstimulasi penggunaan peralatan dengan teknologi energy saving di Thailand, pameran ini juga akan memfasilitasi pengetahuan seputar produk-produk terkait seperti lampu, energy dan peralatan elektronik yang ada di Thailand dan wilayah ASEAN.

thailand1

Sebelum menyelenggarakan event tersebut, EGAT melakukan media briefing Rabu 18 Januari 2017 di Sheraton hotel, Gandaria City, Jakarta lalu yang dihadiri oleh Parichart Sangsuwan, Assistant Director EGAT, Harris, Kasubdit Pengembangan Usaha Efisiensi Energi ESDM, Wisnu Budi Sulaeman Division Head of Industry Development, John Manoppo (APERLINDO).NUG