Surabaya oh Surabaya.., kota bahari yang banyak menyimpan sejarah panjang kemerdekaan Indonesia ini kian meroket dengan kemajuan wilayah yang tidak hanya penataan kota, namun dinamika perekonomian yang semakin bersinar. Potensi bisnis di kota ini bisa dibilang memiliki nilai jual tinggi dipasaran.

Surabaya sebagai salah satu kawasan metropolitan dengan luas wilayah sekitar 333,063 km2 dengan jumlah penduduk lebih dari 3,7 juta jiwa ini tumbuh menjadi pusat perekonomian jawa timur. UMKM khususnya juga menunjukan perkembangan sangat pesat yaitu salah satunya sektor industri rumahan yang memproduksi ragam kerajinan bertaraf nasional dan internasional.

surabaya

Kerajinan kerang kini, semakin berkembang pesat dan semakin inovatif atas keinginan dan selera masyarakat Indonesia, selain sebagai hiasan dinding dan tirai, kerajinan kerang merambah hingga ke penunjang perhiasan. Tidak cukup disitu saja, Batik mangrove memiliki potensi bisbis batik dengan corak atau motif mangrove yang dipatenkan para pengrajin batik di Kecamatan Rungkut, Surabaya.

Selain batik mangrove ada pula pelaku UKM di Surabaya yang mulai memanfaatkan tanaman gulma seperti eceng gondok sebagai bahan dasar untuk menciptakan produk kerajinan seperti sarung bantal, tas wanita, tikar, hingga ke wallpaper. Bahkan produk ini tidak hanya digemari pasar lokal namun juga telah berhasil menembus pasar mancanegara seperti Negara Jepang.

Tidak kalah lainnya yaitu Gendhol ajaib dimana merupakan kerajinan miniatur seperti misalnya kapal, sepeda onthel, dan sepeda motor yang diekspor ke kawasan Eropa dan negara Jepang juga. Hal ini menunjukan bahwa Surabaya memiliki potensi yang tidak bisa dipandang sebelah mata dimana daerah ini cukup prospektif untuk digali dan dikembangkan potensi UMKMnya dengan mendirikan cabang baru di Kota peisir pantai ini.NUG

Photo : Doc. MBK